1. Jelaskan
klasifikasi uang menurut nilainya dan bagaimana implikasinya pada perekonomian!
Jawab:
Ø Klasifikasi
uang menurut nilainya serta implikasinya terhadap perekonomian,yaitu:
1.
Uang bernilai penuh (Full Bodied Money) adalah
uang yang nilainya sebagai suatu komoditi untuk keperluan non-moneter sama
dengan nilainya sebagai uang. Implikasi uang bernilai penuh (Full Bodied Money)
terhadap perekonomian adalah pada perekonomian tradisional bentuk uang komoditi
seperti ternak, kapal, dan sebagainya nilainya sama antara untuk keperluan
moneter dengan non-moneter. Sedangkan perkembangan ekonomi berikutnya menuntut
karakteristik uang dalam bentuk yang lebih spesifik sehingga dalam sisitem
moneter modern yang menganut standar logam mata uang utamanya terbuat dari emas
atau perak. Namun kebijakan penetapan uang bernilai penuh oleh pemerintah
mengandung konsekuensi.
2.
Uang penuh yang Representative (Representative
Full Bodied Money). Implikasinya terhadap perekonomian adalah untuk mengatasi
persoalan dari kebijakan penetapan uang penuh yang banyak mengalami distorsi.
Maka untuk mengatasi hal tersebut dibuatlah uang penuh yang bersifat
representatif dimana uang yang beredar dimasyarakat tidak lagi berupa logam
emas tetapi cukup berupa kertas yang bernilai penuh atau ekuivalen dengan emas
batangan atau perak tyang disimpan oleh pemerintah di bank sentral.
3.
Uang Kredit (credit money) adalah uang beredar yang nilai
nominalnya lebih besar dibandingkan dengan nilai komoditinya. Implikasinya
terhadap perekonomian adalah karena perkembangan dan kebutuhan uang dirasakan
sangat penting dan mendesak maka dibuatlah uang kredit untuk mendorong kegiatan
ekonomi masyarakat.
2. Uraikan
klasifikasi uang menurut bahan pembuatannya dan jelaskan kelemahan dan
keunggulan masing-masing?
Jawab:
Ø
Di lihat dari bahannya untuk membuat uang maka di
klasifikasikan menjadi 2 macam yaitu:
1.
Uang logam, merupakan uang dalam bentuk koin yang
terbuat dari logam baik emas, perak atau perunggu yang di keularkan oleh bank
sentral.
·
Keuntungan dari uang logam yaitu relatif lebih kuat dan
masa edarnya bisa lebih lama. Karena harga
emas dan perak yang cenderung tinggi dan stabil, emas dan perak mudah dikenali
dan diterima orang. Di samping itu, emas dan perak tidak mudah musnah. Emas dan
perak juga mudah dibagi-bagi menjadi unit yang lebih kecil.
·
Kekurangan dari uang logam yaitu relatif berat dan susah di bawa
kemana-mana. Ongkos pembuatannya relatif mahal.
2.
Uang kertas, merupakan uang yang bahannya terbuat dari
kertas yang di keularkan oleh bank sentral dan juga bank umum.
·
Keuntungan dari uang kertas yaitu Penghematan terhadap
pemakaian logam mulia. Ongkos pembuatan relatif murah dibandingkan dengan
ongkos pembuatan uang logam. Peredaran uang kertas bersifat elastis (karena
mudah dicetak dan diperbanyak) sehingga mudah diseusaikan dengan kebutuhan akan
uang. Mempermudah pengiriman dalam jumlah besar.
·
Kekurangan dari uang kertas yaitu mudah rusak dan
mudah dipalsukan karena terbuat dari kertas.
3.
Jelaskan klasifikasi uang menurut lembaga yang
menerbitkanya dan berikan contoh kasus di indonesia.
Jawab:
Ø Jika dilhat
dari lembaga yang mengeluarkanya maka uang dapat dibagi menjadi:
1.
Uang kartal yaitu uang yang dikeluarkan Bank
Sentral(BI) baik berupa uang kertas maupun uang logam
2.
Uang giral yaitu uang yang dikeluarkan oleh Bank Umum
atau bank komersial dalam bentuk demand deposit(rekening koran) atau juga
dikenal dengan cek(cheque).
Ø Contoh kasus
di Indonesia yaitu Kebijakan pengendalian jumlah uang beredar di masyarakat
baik uang kartal maupun uang giral oleh otoritas moneter dimaksudkan untuk
menggerakkan perekonomian sehingga dapat berjalan dan mencapai sasaran ekonomi
yang telah ditetapkan .
4.
Uraikan klasifikasi uang sebagai sala satu bentuk
kakayaan dan implikasinya pada permintaan uang!
Jawab:
Ø Klasifikasi
uang yang merupakan sala satu bentuk kekayaan dapat dibagi menjadi :
1.
Uang dalam (Inside Money)yaitu pemegangan uang oleh
sektor swasta yang tidaak menyumbang pada kekayaan bersih.
2.
Uang Luar (Outside Money) yaitu pemegangan uang oleh
sektor swasta yang menyumbang pada kekayaan bersih.
Kak yang nomor 4 itu jadi implikasinya apa ya kak?
BalasHapusKak yang nomor 4 itu jadi implikasinya apa ya kak?
BalasHapus