Senin, 03 November 2014

Materi Ekonomi Moneter



1.    Jelaskan klasifikasi uang menurut nilainya dan bagaimana implikasinya pada perekonomian!
Jawab:
Ø  Klasifikasi uang menurut nilainya serta implikasinya terhadap perekonomian,yaitu:
1.        Uang bernilai penuh (Full Bodied Money) adalah uang yang nilainya sebagai suatu komoditi untuk keperluan non-moneter sama dengan nilainya sebagai uang. Implikasi uang bernilai penuh (Full Bodied Money) terhadap perekonomian adalah pada perekonomian tradisional bentuk uang komoditi seperti ternak, kapal, dan sebagainya nilainya sama antara untuk keperluan moneter dengan non-moneter. Sedangkan perkembangan ekonomi berikutnya menuntut karakteristik uang dalam bentuk yang lebih spesifik sehingga dalam sisitem moneter modern yang menganut standar logam mata uang utamanya terbuat dari emas atau perak. Namun kebijakan penetapan uang bernilai penuh oleh pemerintah mengandung konsekuensi.
2.        Uang penuh yang Representative (Representative Full Bodied Money). Implikasinya terhadap perekonomian adalah untuk mengatasi persoalan dari kebijakan penetapan uang penuh yang banyak mengalami distorsi. Maka untuk mengatasi hal tersebut dibuatlah uang penuh yang bersifat representatif dimana uang yang beredar dimasyarakat tidak lagi berupa logam emas tetapi cukup berupa kertas yang bernilai penuh atau ekuivalen dengan emas batangan atau perak tyang disimpan oleh pemerintah di bank sentral.
3.        Uang Kredit  (credit money) adalah uang beredar yang nilai nominalnya lebih besar dibandingkan dengan nilai komoditinya. Implikasinya terhadap perekonomian adalah karena perkembangan dan kebutuhan uang dirasakan sangat penting dan mendesak maka dibuatlah uang kredit untuk mendorong kegiatan ekonomi masyarakat.

2.    Uraikan klasifikasi uang menurut bahan pembuatannya dan jelaskan kelemahan dan keunggulan masing-masing?
Jawab:
Ø  Di lihat dari bahannya untuk membuat uang maka di klasifikasikan menjadi 2 macam yaitu:
1.    Uang logam, merupakan uang dalam bentuk koin yang terbuat dari logam baik emas, perak atau perunggu yang di keularkan oleh bank sentral.
·           Keuntungan dari uang logam yaitu relatif lebih kuat dan masa edarnya bisa lebih lama. Karena harga emas dan perak yang cenderung tinggi dan stabil, emas dan perak mudah dikenali dan diterima orang. Di samping itu, emas dan perak tidak mudah musnah. Emas dan perak juga mudah dibagi-bagi menjadi unit yang lebih kecil.
·           Kekurangan dari uang logam  yaitu relatif berat dan susah di bawa kemana-mana. Ongkos pembuatannya relatif mahal.
2.    Uang kertas, merupakan uang yang bahannya terbuat dari kertas yang di keularkan oleh bank sentral dan juga bank umum.
·           Keuntungan dari uang kertas yaitu Penghematan terhadap pemakaian logam mulia. Ongkos pembuatan relatif murah dibandingkan dengan ongkos pembuatan uang logam. Peredaran uang kertas bersifat elastis (karena mudah dicetak dan diperbanyak) sehingga mudah diseusaikan dengan kebutuhan akan uang. Mempermudah pengiriman dalam jumlah besar.
·           Kekurangan dari uang kertas yaitu mudah rusak dan mudah dipalsukan karena terbuat dari kertas.

3.    Jelaskan klasifikasi uang menurut lembaga yang menerbitkanya dan berikan contoh kasus di indonesia.
Jawab:
Ø  Jika dilhat dari lembaga yang mengeluarkanya maka uang dapat dibagi menjadi:
1.    Uang kartal yaitu uang yang dikeluarkan Bank Sentral(BI) baik berupa uang kertas maupun uang logam
2.    Uang giral yaitu uang yang dikeluarkan oleh Bank Umum atau bank komersial dalam bentuk demand deposit(rekening koran) atau juga dikenal dengan cek(cheque).
Ø  Contoh kasus di Indonesia yaitu Kebijakan pengendalian jumlah uang beredar di masyarakat baik uang kartal maupun uang giral oleh otoritas moneter dimaksudkan untuk menggerakkan perekonomian sehingga dapat berjalan dan mencapai sasaran ekonomi yang telah ditetapkan .

4.    Uraikan klasifikasi uang sebagai sala satu bentuk kakayaan dan implikasinya pada permintaan uang!
Jawab:
Ø  Klasifikasi uang yang merupakan sala satu bentuk kekayaan dapat dibagi menjadi :
1.    Uang dalam (Inside Money)yaitu pemegangan uang oleh sektor swasta yang tidaak menyumbang pada kekayaan bersih.
2.    Uang Luar (Outside Money) yaitu pemegangan uang oleh sektor swasta yang menyumbang pada kekayaan bersih.








2 komentar:

  1. Kak yang nomor 4 itu jadi implikasinya apa ya kak?

    BalasHapus
  2. Kak yang nomor 4 itu jadi implikasinya apa ya kak?

    BalasHapus